Li Tianjun, seorang abadi yang naik, diikat dan diadili di Teras Zhuxian karena membantai biara Buddha dan arhat di Benua Xiniuhe. Pengadilan Surgawi menggunakan Cermin Wutian untuk mengungkapkan masa lalunya: pertemuannya di masa kecil dengan Sun Wukong, perundungan yang dialaminya di kuil-kuil Buddha, dan magangnya di kediaman abadi misterius "Gua Bulan Miring Tiga Bintang". Kebenaran yang terungkap di cermin mengguncang semua dewa: tindakan Li Tianjun sebenarnya adalah tindakan pemberontakan terhadap sekte Buddha yang munafik dan pencarian kerabat tercintanya...